Cpx24.com CPM Program

Cerita sex Mesum Dengan Aura Kasih

Selasa, 10 Mei 2011
Cerita sex ARTIS

Aura Kasih, cewek sangat seksi, putih mulus, buah dada besar, badang tinggi, hmmm sebuah kesempurnaan wanita, sejak mengenal cewek ini aku sangat terpikat, kalo berjalan itu buah dadanya sungguh menggemaskan. Aku mengincar Aura Kasih sejak dulu. Aku ingin menikmati kesintalan tubuhnya yang sangat aduhai, aku membayangkan Aura Kasih melenggok lenggok di ranjang dengan gemulai merasakan kepuasan sensasi seksual, aku kenal dengannya ketika aku ada urusan di sebuah house production, kebetulan dia juga teman facebookku, malah sering mengomentari wallku. Kadang dia minta bantuanku kalo ada masalah dengan komputernya. Kelihatannya masih gadis, nggak tahu kalo pernah dipakai orang lain, kita pantas curiga kalo ada artis tiba tiba terkenal. Sisi buruk artis kali. Atau mungkin sudah pernah bercinta dengan pacarnya, tapi itu harus aku buktikan dengan bercinta dengannya.

Bagaimana mendapatkan Aura Kasih agar mau bercinta denganku?
Wah sulit. Tetapi cewek ini sebenarnya tidak susah ditaklukan. Ada banyak kelemahan, aku suka memancingnya dengan mengirim email lewat inbox facebooknya, alhasil suatu hari Aura Kasih mengirimi email lewat inbox facebooknya butuh bantuanku, aku diminta datang sore itu, aku datang memakai motorku. Sesampai di rumahnya yang lumayan besar, beberapa orang ada di situ, kayaknya orang dari mana aku tidak menggubrisnya, aku duduk menunggu Aura Kasih di ruangan tengah ketika aku datang hanya disapa oleh pembantunya. Akhirnya, dewi pujaanku muncul juga dengan kaos yang aduhai, buahdadanya membusung padat dan menggunakan celana pendek .. alamak kemulusan pahanya membuat adikku ngaceng.
“Selamat sore Han … “
Aku tergagap melihat kecantikan luar biasa dari Aura Kasih.
“Sell la... mat sore... Aura “
“Tumben kamu kok grogi ? mang ada apa denganku ?”
“Kamu sih cantik sekali sore ini. membuat aku jatuh hati “ rayuku
“Halah. Aku biasa saja kok “
“Asli deh.“
“Udah.. udah ! aku mau minta tolong benerin komputerku, laptopku, juga komputer di ruangan sebelah timur itu” tunjuknya sambil duduk di sampingku
“Lha kok ngasih kerjaan bejibun sih, mang aku kuli rodi.“
“Ndak deh. ntar aku bayar. “
“Bayar pake cium ya “
“Ah. kau ini jahil Han “ ujarnya sambil mencubitku
Aku memilih mengerjakan komputer dulu, Aura Kasih meletakan laptop baru yang dibelinya dan tidak ada OSnya, aku sendiri yang membelikan OS dan Officenya sendiri. Aura Kasih hanya menonton tv, aku dibiarkan bekerja dengan satu komputer satu laptop. Karena aku menggunakan 2 keping dvd maka aku bisa meninggalkan komputer, tapi aku menyelesaikan komputer dulu. cukup lama juga, toh komputer itu dah ngejreng dan memukau, saatnya mengerjai Aura Kasih. maksudnya laptopnya.
Aku duduk di kursi sofa itu, melihatku bekerja serius Aura Kasih memukul punggungku dengan bantal
“Mang kamu belajar dari mana semua itu, nggak mungkin nggak kuliah “
“Mang ada kuliah komputer terus mata kuliahnya benerin komputer ? itu kursus “
“Lha kamu kursus di mana ?”
“Sama Tarzan.“ ujarku asal
“Hah. “ ujarnya kaget dan memukul lagi dengan bantal lalu duduk menggeser dekat aku, ngomong beberapa software minta diinstall kadang kepalanya hanya beberapa centi dengan diriku, ketika dia mencoba laptopnya dan dekat dengan kepalanya langsung kucium pipinya
“Nakal kamu.“ ujarnya memukul dengan bantal lalu mencubiti tanganku dan matanya melotot marah.
Aku melawan rasa sakit dicubiti kadang di tampar dengan keras, aku hanya diam, melihat aku tak melawan Aura Kasih terdiam.
“Ada apa denganmu Han .. kok tiba tiba menciumku “ ujarnya masih dongkol
Aku hanya mengelus pipiku yang sakit ditampar.
“Gimana aku nggak tahan melihat seorang bidadari secantik Aura Kasih “ ujarku polos
“Maumu apa sih. “ ujarnya melemah.
Kuangkat tanganku dan kurangkul, kutarik kepalanya, Aura Kasih tidak menolak dan langsung kucium bibirnya. Kucium bibirnya dengan lembut Aura Kasih membalas pagutanku dengan pelan pula dan sedikit ragu, tiba tiba Aura Kasih merangkulkan tangannya ke pundaku serta memegang kepalaku, pagutannya kian cepat dan bernafsu. Tanganku semakin aktif mengelus pahanya yang mulus, Aura Kasih merintih rintih, mendesah penuh kenikmatan. Tiba-tiba Aura melepaskan pagutannya dan menepis tanganku
“Apa yang kita lakukan Han ?” ujarnya heran
Aku hanya tersenyum.
Tangan satuku masih melingkar di punggung Aura Kasih. Aku tak akan mundur, akan kunikmati cewek ini. Penisku yang sudah ngaceng membuat Aura Kasih melotot, besaran penisku tercetak jelas di celanaku. Kukembali menubruk Aura Kasih dan menindih di sofa itu dan kembali melumat bibirnya, Aura Kasih tidak menolak dan membalas pagutannku
“Kau nekat sekali Han … “
“Aku suka dirimu Aura “
“Jangan lakukan di sini Han .. bahaya “
“Lalu di mana ?”
Aku melirik ke kamar yang jauhnya 5 meter dan lirikannya tertangkap mataku, kuberdiri dan kutarik tangannya, Aura Kasih tak menolak, kugandeng masuk ke kamar dan kututup pintu kamar itu.
“Han … kau benar benar keras kepala .. “
Aku tak menjawab dan menindih Aura Kasih dan melumat bibirnya, Aura Kasih membalas pagutanku, lidahku menjulur ke dalam mulut Aura Kasih, kami bermain lidah dan tanganku sendiri sudah mulai meraba raba tubuhnya, masuk ke dalam kaosnya, menaikan cup BHnya dengan susah, tangan satuku tak tinggal diam masuk juga mencari kaitan BHnya dan terlepas. Tangan kananku langsung menaikan cup BHnya dan meremas buah dada Aura Kasih, Aura Kasih mendesah ditengah sela sela pagutan kami, rintihan semakin memenuhi kamar itu, ranjang yang empuk, ranjang akan memuaskan dua manusia berlawan jenis itu.
Tubuh Aura Kasih masih kutindih dan buah dadanya kuremasi keduanya, tangan kananku bergantian meremas buah dadanya yang semakin mengeras itu dibakar rangsangan, aku menaikan kaosnya.
“Lepas kaosmu Aura … aku ingin melihat kesintalan tubuhmu “
Aura Kasih yang sudah terbakar nafsu hanya tersenyum

Untuk membaca secara lengkap silahkan klik


Setelah klik download tunggu 5 detik sampai muncul "SKIP AD" di sudut kanan atas. Kemudian klik "SKIP AD" untuk download

0 komentar:

Poskan Komentar

 
  

Adult Blog Directory

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Penggemar Cerita

Cerita Seru
 

© 2010 17tahun